Public Hearing III, Fakultas Teknologi Informasi Bahas Kebijakan Fakultas dan Jurusan

Rabu, 26 September 2018 telah dilaksanakan Public Hearing oleh Fakultas Teknologi Informasi (FTI) di Ruang Rapat Fakultas Teknologi Informasi. Public Hearing ini dihadiri oleh Dekan FTI, Wakil Dekanat (WD) I FTI, WD III FTI, karyawan dan staff FTI serta perwakilan lembaga yang berada di bawah Fakultas Teknologi Informasi. Public Hearing kali ini dimoderatori langsung oleh Dekan FTI Ahmad Syafruddin Indrapriyatna, M.T.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Memoderatori Public Hearing

Public Hearing membahas kebijakan pimpinan fakultas dan jurusan, permasalah kemahasiswaan, serta akademik kemahasiswaan yang dapat di jelaskan dalam poin berikut:

A. Kebijakan Pimpinan Fakultas dan Jurusan

1. Pimpinan FTI sepakat bahwa proses penerimaan anggota baru lembaga kemahasiswaan FTI berakhir pada 31 Desember 2018.

Kebijakan ini merupakan hasil terbaik yang dapat dilakukan oleh pihak dekanat, karena Dekan FTI tidak dapat melihat manfaat dari proses pembinaan selama 2 tahun ini. Jika ingin tetap dilanjutkan pihak dekanat akan mempertimbangkan asal konsep, manfaat serta tujuan dari mahasiswa dalam pemrosesan mahasiswa baru.

2. Kehadiran dosen dalam mengajar akan didasarkan kepada kartu kendali yang telah ditandatangai oleh dosen dan ketua Kelas / wakil kelas.

3. Kegiatan remedial, sesuai kesepakatan Pimpinan Universitas Andalas (Unand), akan diadakan satu minggu setelah UTS dan satu minggu setelah UAS. Setelah itu tidak ada remedi.

4. Kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan mahasiswa 2018 dan diadakan di luar jam kerja harus melampirkan persetujuan orang tua/wali dan disetujui Pimpinan FTI (Dekan/WD/Ketua Jurusan).

5. Seluruh kegiatan himpunan / unit jurusan harus diketahui dan disetujui ketua jurusan sebelum meminta persetujuan dekan/WD III.

B. Masalah Kemahasiswaan

1. Pembinaan karakter mahasiswa FTI merupakan kerjasama antara fakultas dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Narasumber dari pembinaan karakter bisa dari luar Unand, dosen Unand, dosen FTI ataupun mahasiswa Unand atau FTI. Peserta dari pembinaan ini merupakan seluruh mahasiswa tetapi secara khusus angakatan 2018.

2. Antisipasi untuk menghindari Drop Out (DO) disemester empat dan semester empat belas, dekanat mengharapkan himpunan mahasiswa turun tangan dalam membantu permasalahan anggota yang terancam DO. Jika ternyata bermasalah dengan dosen FTI diharapkan membuat group diskusi perkuliahan. Jika bermasalah dengan dosen di luar FTI diharapkan dapat bekerjasama dengan himpunan mahasiswa bersangkutan. Seperti jika bermasalah dengan perkuliahan Kalkulus, dapat bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Matematika Unand.

C. Akademik Kemahasiswaan

WD I Dr. Rika Ampuh Hadiguna, membahas mengenai umpan balik pelaksaan pembelajaran yang telah dilakukan dalam dua tahun terakhir sebanyak tiga kali, “ini belum maksimal karena kita tidak bisa lakukan kontrol itu jika proses itu sudah berakhir. Survey dilakukan setelah semester berakhir, dimana kontrolnya ya kita kontrol di semester berikutnya. Sementara problemnya itu ada disemester saat survey itu dilakukan akibatnya prosesnya tidak bisa dikendalikan”, ucapnya.

Pada kesempatan ini, WD I juga memperlihatkan hasil dari umpan balik selama pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan umpan balik ini merupakan kontrol untuk proses dari pembelajaran dan tindak lanjut dari proses itu sendiri “tindak lanjut ini ada beberapa hal yang tidak kita sampaikan kepada anda, karna dijelaskan anda tidak akan mengerti”, tambahnya.  Selain mengenai umpan balik, WD I juga memperlihatkan hasil monitoring mengenai perkuliahan yang tidak sesuai dengan jadwal, lengkap dengan mata kuliah dan dosen pengampu karena, dosen mempunyai kewajiban untuk memenuhi jumlah pertemuan. Dari minggu sebelumya, dengan adanya monitoring perkuliahan ini dapat meminimalisir kegiatan perkuliahan yang tidak sesuai dengan jadwal yang tertera pada portal.

Pembahasan terkait proposal inventaris yang telah diserahkan oleh masing-masing lembaga FTI akan dialokasikan oleh dekanat untuk awal tahun pelajaran baru. Sedangkan dana untuk kegiatan acara kemahasiswaan baik organisasi ataupun anggaran perlombaan, pendanaannya masih tersedia. Mahasiswa diperbolehkan untuk mengirimkan proposal permohonan dana dan akan dipertimbangkan oleh dekan serta WD III. Public Hearing ini ditutup dengan diserahkannya penghargaan dosen terbaik Jurusan Sistem Komputer serta Jurusan Sistem Informasi. Dosen terbaik Jurusan Sistem Komputer diberikan kepada  Ir. Werman Kasoep, M.Kom., dan Jurusan Sistem Informasi diberikan kepada Husnil Kamil, M.T.

Ir. Werman Kasoep, M.Kom menerima penghargaan Dosen Terbaik Sistem Komputer

Penulis : Syifa Chairunnisa, Penyunting : Marchella Anrisya