Pengaruh Belajar Online di Masa Pandemi

Dinna Andrea Putri, Teknik Komputer Universitas Andalas Angkatan 2019

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa di masa pandemi ini semuanya sudah berubah dari serba offline menjadi serba online. Biasanya kita hanya mengenal belanja via online atau menggunakan aplikasi, namun sekarang semua kegiatan sehari-hari seperti sekolah dan pekerjaan dilakukan secara online menggunakan via WhatsApp ataupun Video Conference.

Dampak yang ditimbulkan oleh pembelajaran secara daring (online) sangat beragam, ada dampak positif dan ada dampak negatifnya. Dampak negatif dari pembelajaran secara online ini adalah semua orang tua harus menyediakan handphone canggih untuk anak mereka agar bisa mengikuti pembelajaran secara online. Hal ini merupakan masalah utama yang sedang dihadapi oleh orang tua di Indonesia, dikarenakan banyaknya para orang tua yang di-PHK ataupun yang di rumahkan oleh perusahaan.

Walaupun sudah ada handphone canggih untuk pelajar, masalah yang akan timbul selanjutnya adalah masalah pembelian kuota untuk mengikuti pembelajaran secara online tersebut. Akan tetapi, masalah kuota ini sudah diatasi oleh pemerintah dengan memberikan bantuan berupa kuota belajar. Namun, tidak semua dari mereka mendapatkan bantuan kuota belajar dan terpaksa harus membeli kuota untuk melakukan kegiatan mereka sehari-harinya. Selain hal itu, dampak negatif yang ditimbulkan adalah semangat belajar yang cenderung menurun di karenakan sulitnya memahami materi pembelajaran yang hanya dijelaskan melalui video ataupun materi yang dipaparkan melalui dokumen.

Tidak hanya dampak negatif saja yang ditimbulkan oleh pembelajaran secara daring. Dampak positif yang ditimbulkan adalah lebih banyaknya waktu yang dapat dihabiskan bersama orang tua, dengan adanya pembelajaran secara online para pelajar bisa lebih mempererat ikatan antara orang tua dan anak. Selain itu, para pelajar juga bisa membiasakan diri dengan kemajuan teknologi pada saat sekarang ini. Akan tetapi, tetap berhati-hati dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi. Jangan sampai terbawa arus globalisasi dan membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

 

Penulis : Dinna Andrea Putri

Editor : Egita Lorenza