Fasilitasi Tim Medis, Tim KKN Tematik FTI Unand 2020 Rancang Alat Hand Sanitizer Otomatis

Penyerahan alat Handsanitizer otomatis kepada perwakilan Puskesmas Andalas (Foto: Dokumentasi Istimewa)

SALAH satu Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Tanggap Darurat Covid-19 Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas (KKN Tematik FTI Unand) tahun 2020 merancang alat Hand Sanitizer  dan kemudian didonasikan kepada dua unit puskesmas di Padang yaitu Puskesmas Andalas dan Puskesmas Alai, pada Kamis (2/7) dan Jum’at (3/7). Penyerahan alat Hand Sanitizer ini diwakilkan oleh 6 mahasiswa dari Tim KKN Tematik FTI Unand.

Tim KKN Tematik FTI Unand tahun 2020 beranggotakan 20 orang yang dibimbing oleh Ratna Aisuwarya, M.Eng ini terdiri dari 4 divisi yaitu Divisi Publikasi dan Dokumentasi, Divisi Produksi, Divisi Website Usaha Anak Nagari dan Divisi Video Edukasi. Perancangan dan pembuatan alat Hand Sanitizer  merupakan salah satu program KKN FTI Unand edisi Covid-19 oleh Divisi Produksi Tim KKN Tematik FTI Unand.

Tujuan dirancangnya alat Hand Sanitizer  guna memfasilitasi tenaga medis, diungkapkan oleh Halim Wardana selaku Ketua Tim ketika di wawancara melalui aplikasi Whatsapp. “Alat Hand Sanitizer otomatis dibuat atau diperuntukkan untuk tenaga medis. Melihat keadaan fasilitas Hand Sanitizer  yang ada masih bersifat manual atau harus dipencet dulu baru bisa keluar cairannya yang mungkin saja memiliki resiko rentan untuk menjadi wadah penularan virus Corona. Sehingga dibuatlah alat Hand Sanitizer otomatis” Ungkapnya

Program ini dimulai dari bulan Mei 2020, diawali dengan perancangan alat, survey sasaran alat hingga ke tahap produksi dan testing. Awalnya, produksi alat dilakukan dirumah salah satu anggota Tim KKN Tematik FTI yang berada di Padang dan dilanjutkan di salah satu laboratorium FTI yaitu Robotic Embedded System Laboratorium (RESLab).

Tentunya, alat yang telah dirancang sangat membantu tim medis seperti ungkapan dr. Ikra Alfata Arza perwakilan dari Puskesmas Andalas. “Teknologi memang dituntut oleh puskesmas untuk merubah tradisional ke modern, jadi ini (alat) membantu kami di lapangan. Permasalahan utama pada Hand Sanitizer yaitu tidak boleh megang (dari segi steril). Secara konsep jika ini (alat) dibeli saja, ada kemungkinan mahal. Jadi kami dari puskesmas harus memanfaatkan apa yang bisa kita tekan” Ungkap Ikra setelah peragaan alat. “Kami mengucapkan terimakasih kepada adek-adek mahasiswa dan pihak kampus karena sudah melakukan KKN di Puskesmas Andalas ini” Lanjutnya.

Dari Tim KKN Tematik FTI Unand sendiri berharap alat Hand Sanitizer  otomatis yang telah dirancang dapat bermanfaat bagi tenaga medis sebagai sasaran KKN, dikembangkan dan diperbanyak sehingga semua layanan kesehatan masyarakat dapat memilikinya.

Penyerahan alat Handsanitizer otomatis kepada perwakilan Puskesmas Andalas (Foto : Dokumentasi Istimewa)

 

Penyerahan alat Handsanitizer otomatis kepada perwakilan Puskesmas Alai (Foto : Dokumentasi Istimewa)

 

Penjelasan manual alat dan peragaan alat (Foto oleh : Wiri)
Sesi Diskusi bersama pihak Puskesmas Alai (Foto oleh : Wiri)

Penulis : NASN