Dua Dosen Teknik Komputer telah Menyelesaikan Pendidikan Doktoral di Jepang

Dr. Eng. Budi Rahmadya, Ibaraki University (ditengah). Sumber : Dok. Istimewa

Dua dosen Program Studi (Prodi) Teknik Komputer Universitas Andalas yang telah melanjutkan studi S3 di Jepang akhirnya selesai pada bulan Maret 2021. Dr. Eng. Budi Rahmadya memulai pendidikan S3 di Graduate School of Science and Engineering, Ibaraki University (Oktober 2018 – Maret 2021) dan Dr. Eng. Tati Erlina, MIT di Computer Science, Nara Institute of Science and Technology / NAIST (April 2018 – Maret 2021).

Selama menempuh pendidikan S3, kedua dosen melakukan penelitian di bidang ilmu yang berbeda. Budi melakukan penelitian terkait Design Network Engineering menggunakan media Drone dan Wireless Devices untuk aplikasi outdoor. “Analisa yang dikaji dalam penelitian ini diantaranya adalah drone flight routes serta wireless signal levels untuk aplikasi drone-based wireless sensor networks“ ungkap Budi saat diwawancarai melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat, (19/3).

Sementara itu, Tati melakukan penelitian di bidang ilmu Analog Circuit Design. “Namanya VLSI (Very Large Sistem Integration:red), ini seperti membuat clue prosesor berbasis analog. Jadi, di sini saya mulai merancang rangkaiannya, simulasikan, kemudian sampai nanti ada publikasi chip seperti prosesor namun berbasis analog.” ungkap Tati saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Senin, (22/3).

Pengalaman Selama Pendidikan Doktoral

Budi dan Tati berbagi pengalaman dari segi persiapan dan suka-duka selama menempuh pendidikan S3 hingga tips menjalani kehidupan di luar negeri.

Menurut Budi, persiapan awal yang harus dilakukan sebelum memulai studi S3 adalah mencari informasi serta memahami lingkungan sekitar kampus yang dituju semaksimal mungkin, mencari calon pembimbing yang sesuai dengan rencana penelitian yang akan diusulkan, mencari beasiswa dan informasi tentang prasyarat masuk perguruan tinggi tersebut. Lebih lanjut Budi juga menyampaikan pengalamannya dalam mencari calon pembimbing sudah dimulai sejak awal tahun 2018 (8 bulan sebelum masa studi dimulai).

“Strategi ini sangat bermanfaat agar lebih mengenal calon pembimbing dan mendiskusikan topik penelitian yang diusulkan lebih awal sebelum masa studi dimulai” ungkap Budi. “Selama menempuh pendidikan S3 tentu banyak suka dan duka yang dialami, namun hal ini jangan dijadikan sebagai kemunduran tetapi sebaliknya jadikan sebagai motivasi dalam menempuh pendidikan S3. Intinya, sebagai mahasiswa harus lebih banyak menggali informasi dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar” lanjutnya.

Reporter : Nur Afni Sari Nazara
Editor : Faishal Wafiq Zakiy