Drama Korea : It’s Okay Not To Be Okay

Sumber : Google Images
Judul : It’s Okay Not To Be Okay
Genre : Romansa
Pengarang : Jo Yong
Sutradara : Park Shin Woo
Pemeran : Kim Soo-hyun, Seo Ye-ji, Oh Jung-se
Negara : Korea Selatan
Bahasa : Korea
Jumlah Episode : 16 Episode
Tanggal Rilis : 20 Juni – 9 Agustus 2020

 

Drama Korea It’s Okay Not To Be Okay yang disutradarai oleh Park Shin Woo selalu menjadi trending topic setiap tayangan episodenya. Episode pertama memperoleh rating 6,1% secara nasional. Bahkan, hingga  episode terakhir mencetak peringkat nasional rata-rata 7,3% dan puncaknya pada 7,6%. Banyak penikmat berharap adanya  season kedua sebagai lanjutan dari season sebelumnya. It’s Okay Not To Be Okay menyajikan premis sederhana tentang kehidupan dengan mengangkat isu kesehatan mental yang memberi nilai tersendiri pada drama ini. Dalam plot drama menceritakan kisah tiga karakter yang mengalami trauma dalam hidup dan haus akan kasih sayang dan cinta. Kemudian mereka bertemu, menumbuhkan rasa satu sama lain hingga akhirnya saling dukung menghadapi dan menyembuhkan luka trauma tersebut.

Ko Moon Young adalah penulis buku cerita anak-anak populer yang dikaruniai wajah cantik. Namun, ia memiliki kepribadian buruk. Ia dikenal sebagai wanita dingin, emosional dan anti sosial. Sejak kecil, Ko Moon Young tinggal di sebuah kastil megah yang terletak ditengah hutan. Gadis ini hidup kesepian karena tidak memiliki teman. Setiap kali ia mencoba berteman, orang-orang akan menjauhinya. Mereka berpikir ia seorang monster. Selanjutnya, karakter Moon Gang Tae merupakan perawat bangsal psikiatri yang dihuni oleh orang-orang berpenyakit mental. Gang Tae memilih profesi tersebut untuk menyembuhkan kakaknya bernama Moon Sang Tae. Sang Tae menderita Autism Spectrum Disorder (ASD). ASD merupakan penyakit gangguan perkembangan neurologis yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berinteraksi dan bersosialisasi. Sang Tae menyukai penulis Ko Moon Young, sehingga ia sangat antusias untuk bertemu dengannya.

Beberapa episode awal menampilkan cuplikan animasi sebagai pembuka drama. Cuplikan tersebut menceritakan pertemuan seorang gadis kecil  dengan bocah lelaki tenggelam yang ia selamatkan. Setelah menyelamatkan bocah lelaki itu, bayangan gelap yang menaunginya menghilang. Tapi, sebagai gantinya bocah lelaki itu terus mengikutinya kemana-mana. Suatu hari, ia menunjukkan kepribadian buruknya. Ia merobek tubuh kupu-kupu kepada bocah lelaki yang terus mengikutinya. Alhasil, bocah lelaki tersebut ketakutan dan berlari meninggalkannya. Sejak saat itu, dirinya kesepian lagi. Beranjak dewasa, Ko Moon Young akhirnya sadar akan pertemuannya kembali dengan bocah kecil yang pernah ia selamatkan. Dimulai dari pertemuan itu, Ko Moon Young terus mengganggu bocah kecil yang bernama Moon Gang Tae dan jatuh hati padanya. Kisah dalam drama ini berlanjut hingga menguak rahasia masa lalu dari masing-masing karakter. Meskipun mengangkat isu kesehatan mental, namun drama ini bergenre romantis.  Menariknya, luka-luka batin yang dialami oleh pemain dan usaha mereka untuk sembuh terhubung dengan buku dongeng anak yang ditulis oleh Ko Moon Young. Penonton tidak akan menyangka bahwa dibalik kisah dongeng anak tersembunyi kenyataan pahit dan trauma. Bagi orang-orang yang belum menyaksikan drama ini, sangat direkomendasikan untuk menontonnya. Selain plot yang menarik dan menyajikan kejutan tak terduga, terdapat pesan bermanfaat yang dapat dikutip untuk kehidupan.

Penulis : Mahasiswi Teknik Komputer’17