Cetak Sejarah, Pasangan Calon Tunggal di Pemira Fakultas Teknologi Informasi

Pemilihan Raya (Pemira) tahun ini kembali akan diadakan di Fakultas Teknologi Informasi (FTI). Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya mencalonkan gubernur, tahun ini pemira menyuguhkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur secara bersamaan. Hal ini ditujukan agar atmosfer politik mahasiswa di FTI tak berbeda jauh dari tingkat Universitas. Selain itu, cara ini juga dianggap dapat memaksimalkan sumber daya yang ada di FTI.

Namun, sangat disayangkan pada pemira kali ini hanya terdapat satu pasangan calon gubernur dan wakilnya. Duet Kelfin Ambar Susilo dan Fauzan Harsya menjadi satu-satunya paslon yang mendaftar pada pemira kali ini. Hal ini disampaikan saat kampanye dialogis yang diadakan Jumat (12/10) lalu. Menurut ketua Panitia Pemilihan Umum, M. Albi Isra, pada awalnya terdapat dua paslon yang mendaftar. Namun, karena ada alasan pribadi, salah satu paslon akhirnya mengundurkan diri. Hal tersebutlah yang menyebabkan akhirnya hanya terdapat satu pasangan calon pada pemira kali ini.

Pada kampanye dialogis ini, paslon tunggal menyampaikan visi dan misinya. Penyampaian visi dan misi ini berlangsung singkat. Lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antar warga FTI dengan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut. Kebanyakan dari pertanyaan berkaitan dengan perencanaan kedepan dari pasangan calon tunggal tersebut.

“Mewujudkan FTI yang kolaboratif antara mahasiswa dan civitas serta membuat nama FTI jauh lebih dikenal menjadi bagian yang cukup penting dalam tujuan kami”, sampai Fauzan selaku calon wakil gubernur. “Hal ini juga sesuai dengan jargon kami. Bersama kita bisa, bersatu kita jaya”.

Kelfin juga menyampaikan bahwa kedepannya, ia ingin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tidak hanya menjadi organisasi kemahasiswaan. Tetapi juga sebagai pengayom dan pelayan mahasiswa FTI. Melalui statement terakhirnya, mahasiswa FTI angkatan 2016 ini menyampaikan ,”Jika mencari pemimpin yang terbaik, kami bukan orangnya. Tapi jika mencari pemimpin yang peduli, kamilah orangnya”.

Pada kesempatan tersebut, PPU juga menyampaikan hal-hal penting Pemira KM FTI, di antaranya yaitu tanggal 15-16 Oktober merupakan hari tenang dan Pemira akan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Oktober 2018. Akan ada dua Tempat Pemilihan Umum (TPU), yaitu di gedung kuliah D dan di di FTI. Berkaitan detail teknis pemilihan akan disampaikan selambat-lambatnya pada hari senin (15/10).

Penulis : Galuh Permana